RSS

Ikatan Ukhuwah

04 Jun

Dalam perspektif Islam, setelah lahirnya kasih sayang dan saling memahami antar umat, maka ada hal lain yang mampu memperkuat kesatuan dan persatuan umat manusia sejagad, yakni ukhuwah. Para ulama membaginya ke dalam beberapa kategori: ukhuwah Islamiyah (persaudaraab se-Islam), ukhuwah imaniyah (persaudaraan seiman), ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia),  dan ukhuwah wathaniyaj (persaudaraan setanah air).

Konsep lain yang dikemukakan Islam dalam menjalin persaudaraan antar manusia adalah konsep ummah. Menurut Al-Qur’an, mulanya manusia adalah umat yang satu. Allah SWT berfirman, yang artinya: “Manusia itu adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. dan Allah selalu memberi petunjuk  orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus,” (QS Al-Baqarah(2):213)

Ismail Al-Faruqi dalam buku Tauhidnya menyebutkan bahwa konsep ummah mengacu kepada kesatuan bertuhan. Dengan konsep itu, dimanapun mereka berada, apa pun suku dan budayanya, manusia akan terikat perasaan dan tanggung jawabnya. Orang-orang beriman dituntut untuk memilki satu titik tumpuan tempat berpijak, satu tujuan menyeluruh, satu nilai kunci yang akan memberikan kepada seluruh udaha mereka satu makna yang mencakup keseluruhan,  yaitu mengabdi kepada Tuhan.

Eksistensi ummah akan berarti jika ia mampu menyeru kepada kebaikan, memerintahkan kebajikan dan melarang kejahatan. Dengan ummah, kaum muslim akan mampu bersatu padu, bahu membahu membangkitkan semangat persaudaraan dan kebersamaan melaui amal ma’ruf nahi munkar (Intisari QS, Al Anbiya(21):92)

Paling tidak terdapat dua cara  yang dapat ditempuh untuk membangun ukhuwah dengan motivasi kerukunan dan keutuhan berbangsa dan bernegara.

Pertama, saling mengunjungi dan berkumpul. Cara ini bisa dilakukan, baik hanya sekedar mengisi waktu luang maupun sengaja berkumpul, untuk saling menoling dalam rangka menggapau keselamatan serta saling menasehati dalam kebenaran dan penuh kesabaran.

Kedua, berbuat baik kepada tetangga. Hubungan baik antar tetangga merupakan salah satu dari keutamaan yang dapat menyatukan hati umat sehingga bisa saling mengasihi, menyayangi, mendukung serta membantu. Kerukunan antar-tetangga harus lebih dahulu dibangun sebelum membangun kerukunan nasional. Itu adalah fondasi awal yang akan terus tumbuh dan berkembang pada level yang lebih tinggi, yang pada akhirnya akan mengantarkan bangsa Indonesia kepada tatanan negara yang baldatun thayyibatun warabhun ghafuur. Semoga.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Juni 2011 in Dakwah

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: