RSS

Arsip Bulanan: Agustus 2011

Hikmah Membayar Zakat

Beberapa Hikmah yang dapat dipetik dari pembayaran Zakat diantaranya :

1. Membayar zakat itu berarti mensyukuri nikmat Allah. Nikmat yang disyukuri, dijanjikan oleh Allah akan ditambah.

2. Kekayaan yang dikumpulkan oleh seseorang, belum tentu dari hasil jerih payah dan keringat sendiri, tapi bisa juga dari hasil tenaga para buruh yang bekerja padanya. Oleh karena itu ia harus membagi kekayaannya kepada fakir miskin dan asnaf lainnya.

3. Zakat membuat hubungan antara si Kaya dan si Miskin jadi harmonis. Rukun dan saling membantu. Rasulullah bersabda : “Bukan golonganku orang (besar) yang tidak belas kasihan kepada orang kecil. dan juga bukan golonganku orang kecil yang tidak menghargai orang besar” Jadi zakat itu adalah uluran tangan orang besar kepada orang kecil atau miskin.

4. Zakat mendidik orang jadi dermawan/pemurah. Manusia biasanya bersifat kikir padahal kikir itu dibenci Allah. Zakat menghindarkan kita dari sifat kikir.

5. Di antara pencuri atau perampok ada yang disebabkan karena kemiskinan. Zakat merupakan satu jaringan pengaman yang bisa mengurangi kejahatan yang disebabkan oleh faktor ekonomi. Sabda Nabi : “Kemiskinan, hampir-hampir menjadikan orang menjadi kufur (lupa kepada kebenaran)”.

Sumber:

http://abinyaazka.blogspot.com/2010/08/hikmah-membayar-zakat.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Agustus 2011 in Artikel

 

Alasan Mengapa Bulan Ramadhan Lebih Istimewa Dibanding Bulan yang Lain

beberapa waktu yang lalu saya mengikuti shalat tarawih dengan tema yang sebenarnya cukup sederhana tetapi maknanya sangat dalam. Isi dari kultum tersebut salah satunya adalah membahas tentang alasan mengapa bulan ramadhan lebih istemewa dibanding bulan lain. Sebenarnya paling tidak ada 3 alasan mengapa bulan ramadhan istemewa dibandingkan dengan bulan yang lain, yaitu:

1). Karena pada bulan ramadhan merupakan bulan pada waktu turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Hal ini dijelaskan dalam surat Al-Baqarah sebagai berikut:

dalam ayat diatas terdapat hal yang menarik yaitu tentang kata hudalinnas yaitu petunjuk bagi umat manusia. Kenapa tidak hudalil mukminin, hudalil muslimin atau hudalil mutakin. Ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi manusia,  tidak hanya umat islam saja tetapi umat-umat yang lain pun dapat menggunakan Al-Qur’an dalam upaya untuk memecahkan persoalan yang ada didunia. Kemudian hal yang menarik kedua adalah Al-Furqon yaitu Al-Qur’an sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil. Jadi Al-Qur’an juga digunakan sebagai pedoman dalam bertindak, mana yang baik dan buruk, mana yang harus kita laksanakan dan mana yang harus kita tinggalkan.

2). Karena pada bulan Ramadhan terdapat Al-Qadr atau malam lailatul Qadr

Laitul Qadr merupakan salah satu keistemewaan yang tidak terdapat pada bulan-bulan lain, malam yang lebih baik dari 1000 bulan.  Dalam beberapa dalil dijelaskan  bahwa lailatul Qadr biasanya muncul pada sepuluh hari terakhir pada bulan ramadhan, dalam beberapa  hadits juga disebutkan bahwa lailatul Qadr muncul pada malam ganjil pada sepuluh hari terakhir dibulan ramadhan. Namun terlepas dari itu kita harus mempersiapkan diri kita sebaik-baiknya terutama pada sepuluh hari terakhir.

3). Karena pada bulan ramadhan pintu-pintu keburukan ditutup, kemudian pintu-pintu kebaikan dibuka selebar-lebarnya.

Kalau pada bulan-bulan biasa banyak berbuat maksiat dikarenakan banyak godaan maka dibulan ramadhan ini pintu-pintu keburukan dikunci rapat-rapat, salah satu caranya yaitu dengan berpuasa, dengan berpuasa kita melatih diri kita untuk berpuasa jasmani dan rohani dari tebit fajar sampai matahari terbenam.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Agustus 2011 in Serba-Serbi

 
 
%d blogger menyukai ini: